Sensori Integrasi
Terapi Sensori Integrasi adalah terapi yang membantu anak mengatur dan memproses rangsangan dari pancaindra (seperti penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, keseimbangan, dan gerakan tubuh). Tujuannya agar anak dapat merespons rangsangan dengan tepat, tidak berlebihan atau terlalu sedikit, sehingga dapat beraktivitas dengan nyaman dan fokus. Terapi ini sangat bermanfaat untuk anak yang mengalami gangguan pemrosesan sensori — misalnya terlalu sensitif terhadap suara, sentuhan, atau sulit diam dan sulit fokus.
Tujuan Terapi Sensori Integrasi
- Membantu anak menyesuaikan diri terhadap berbagai rangsangan dari lingkungan.
- Meningkatkan kemampuan fokus, konsentrasi, dan perhatian.
- Mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar.
- Membantu anak mengatur emosi dan perilaku (self-regulation).
- Meningkatkan kemampuan bermain, belajar, dan berinteraksi dengan orang lain.
Bagaimana Terapi Sensori Integrasi Dilakukan?
Terapi ini dilakukan melalui aktivitas bermain yang menyenangkan di ruangan khusus yang dilengkapi dengan berbagai alat sensori, seperti:
- Ayunan dan trampolin untuk melatih keseimbangan,
- Terowongan dan bola terapi untuk melatih koordinasi tubuh,
- Aktivitas sentuhan seperti bermain pasir, air, atau tekstur kain,
- Permainan meniup dan meniup gelembung untuk melatih kontrol napas dan fokus, dan berbagai kegiatan sensorik lainnya yang dirancang sesuai kebutuhan anak.
Selama terapi, anak diajak mengeksplorasi gerak dan sensasi agar tubuh dan otaknya dapat bekerja sama dengan lebih baik dalam menerima dan merespons informasi dari lingkungan.

